Close

Air Terjun Lapopu Tertinggi di NTT

Salah satu air terjun yang populer di Sumba yaitu Air Terjun Lapopu. Hampir semua orang mengenal Pulau Sumba karena keindahan alamnya yang berupa perbukitan eksotis, kuda gagah yang sering dipakai untuk upacara adat, padang rumputnya yang cantik juga iklimnya yang panas yang membuat semua orang tertarik untuk ke sini. Namun bukan hanya itu saja, ternyata Sumba juga menyimpan keindahan alam lainnya yaitu air terjun yang masih alami dan belum tersentuh komersialisasi yaitu Air Terjun Lapopu.

Air Terjun ini terletak di Pulau Sumba, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Lapopu juga merupakan air terjun yang tertinggi di NTT serta berada di kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru. Ketinggiannya sekitar 90 meter dengan tipe bertingkat (berundak-undak). Air terjun ini berada di tepi sungai Wanokaka dan bersumber dari pecahan Sungai Labariri yang muncul dari gua.

air sungai lapopu
Credit: IndonesiaKaya

Akses menuju Sumba adalah dengan menggunakan pesawat terbang dari Jakarta. Karena tidak ada penerbangan langsung, maka kamu harus transit. Ada 2 pilihan kota untuk transit yaitu Denpasar, Bali atau di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penerbangan ke Denpasar dari Jakarta bisa ditempuh selama 1 jam 50 menit, sedangkan dari Jakarta ke Kupang ditempuh selama 3 jam.

Maskapai penerbangan seperti Sriwijaya Air, Nam Air, Lion Air juga Wings Air, serta Garuda Indonesia memiliki penerbangan lanjutan dari Jakarta-Bali-Sumba atau Jakarta-Kupang-Sumba. Penerbangan dari Denpasar ke Sumba dan Kupang ke Sumba ditempuh dengan waktu sekitar 60 menit (tergantung jenis pesawat). Setelah itu kamu akan tiba di BandaraWaikebubak/Tambolaka yang berada di Sumba Barat Daya. Di sini kamu harus menyewa kendaraan. Jaraknya kurang lebih 30 km dari Waikabubak, lokasinya juga masih sangat alami dengan akses jalan yang belum diaspal hingga beberapa meter memasuki kawasan air terjun.

Setibanya di pintu masuk air terjun, pengunjung dapat melakukan registrasi ke petugas penjaga taman nasional dengan membayar tiket masuk sebesar 5.000/pax (Harga bisa berubah sewaktu-waktu). Terdapat fasilitas toilet dan ruang untuk berganti pakaian di kantor pos penjaga taman nasional. Untuk menuju lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter di sepanjang pinggiran Sungai Lapopu, dengan medan bebatuan yang cenderung menurun, tapi tidak masalah jika kamu berhati-hati.

Uniknya juga di tengah perjalanan menyebrangi kali nantinya pengunjung juga akan melewati sebuah jembatan kayu sederhana yang dibuat oleh masyarakat setempat dan pihak balai dan hanya boleh dilewati oleh maksimal dua orang sekali penyebrangan. Tak lama setelah itu pengunjung dapat menikmati keindahan alam air terjun tersebut. Kondisi hutan di sini masih sangat alami jadi pengunjung bisa menghirup udara segar.

Pemandangan alam yang indah dan alami membuat Air Terjun Lapopu kerap dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Pengunjung dapat menyaksikan pesona Air Terjun Lapopu dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna hijau kebiruan atau biru toska. Pengunjung juga dapat merasakan segarnya aliran air terjun dengan berenang di kolam alami yang terbentuk dari air terjun tersebut.

Area sekitar air terjun juga sangatlah cocok untuk menyepi atau bersantai sambil mencari inspirasi. Ini juga menjadi spot foto yang keren dan diminati banyak orang karena air terjunnya yang cantik dan alamnya yang sangat indah.

Credit: BackpackerJakarta

Selain sebagai tempat wisata favorit, ternyata air terjun ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat dan juga merupakan destinasi yang pas dan wajib bagi pengunjung yang hendak melakukan perjalanan darat menjelajahi eksotisme Pulau Sumba dari Barat ke timur.

Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah pada musim kemarau, yakni sekitar bulan Mei dan Oktober dengan debit air yang tidak terlalu besar sehingga pas untuk kamu nikmati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *