Candi Ratu Boko atau Situs Ratu Baka merupakan situs purbakala berupa reruntuhan sebuah kerajaan di masa silam. Situs ini juga dikenal dengan nama lain Kraton Ratu Boko karena menurut legenda situs ini dulunya adalah istana Ratu Boko. Diperkirakan situs Ratu Boko dibangun pada abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha, namun kemudian diambil alih oleh raja-raja Mataram Hindu. Peralihan ‘pemilik’ tersebut menyebabkan arsitektur bangunan Kraton Boko dipengaruhi oleh Hinduisme dan Buddhisme. Hal lain yang menguatkan bahwa situs ini adalah sisa istana kerajaan yaitu dilihat dari pola pola penempatan sisa bangunan yang ditinggalkan serta adanya benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan. Tak hanya itu, sisa sisa pemukiman penduduk pun ditemukan di sekitar situs lokasi candi ini. Wisatawan banyak berkunjung ke tempat ini untuk menikmati pemandangan sunsetnya yang indah. Candi Ratu Boko akan menjadi spot foto yang menarik menjelang sunset dan pengunjung bisa menikmati juga city light Kota Jogja dari halaman candi.

candi-ratu-boko

Candi Ratu Boko berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di desa Dawung dan Desa Sambireja. Lokasinya berada di sebelah timur Kota Yogyakarta kurang lebih 19 kilometer dan berada di sebelah selatan Candi Prambanan yang sangat terkenal dengan legenda Roro Jonggrang-nya, kurang lebih 3 kilometer. Selain itu lokasinya juga sangat dekat dengan beberapa candi Hindu lainnya seperti Candi Kalasan, Candi Sewu, Candi Plaosan, Candi Sambisari dan beberapa candi lainnya. Dan reruntuhan Ratu Boko ini juga berada di atas puncak sebuah bukit yang tingginya kurang lebih 200 meter. Candi Boko atau Candi Ratu Boko berada pada lokasi dengan luas kurang lebih 250.000 meter persegi dan berada di atas puncak bukit. Menggunakan kendaraan pribadi, Ratu Boko bisa diakses via jalan Laksda Adisutjipto dan jalan Raya Solo – Yogya ke arah timur. Di persimpangan Pasar Prambanan wisatawan bisa mengambil  jalan ke kanan (arah selatan) ke arah jalan Prambanan – Piyungan. Sekitar 3 km dari persimpangan akan ada penunjuk jalan ke arah Kraton Ratu Boko yang terletak di bukit di sebelah kiri. Istana Ratu Boko memiliki banyak sekali bagian bangunan, namun sayangnya saat ini hanya tinggal puing dan reruntuhan yang menyisakan beberapa bekas bangunan.

situs-purbakala-candi-boko

Ada banyak legenda atau sejarah yang mencoba mengungkap asal usul Candi Ratu Bako ini namun saat ini memang belum ada bukti sejarah (Sejarah Candi Ratu Boko) yang sangat akurat yang dapat mendeskripsikan fungsi utama dari Istana Ratu Boko. Namun berdasarkan dari beberapa penemuan dan juga bentuk dan lokasi Candi Ratu Boko, para ahli sejerah berkeyakinan jika situs purbakala ini memang dulunya adalah sebuah istana Kerajaan Mataram Kuno. Dan diyakini juga bahwa di tempat inilah seluruh pusat pemerintahan dari Kerajaan Mataram Kuno berada. Hal ini berdasarkan pertimbangan bahwa lokasinya yang berada di puncak bukit, lalu juga sangat dekat dengan banyak bangunan besar bersejarah lain di sekitarnya. dan juga satu hal yang pasti situs ini bukanlah sebuah candi walaupun di komplek Candi Boko ini ditemukan reruntuhan beberapa candi kecil.

Share this :

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Komentar

komentar