liburan ke hutan sangeh 1

Mengisi liburan ke Hutan Sangeh merupakan pilihan tepat jika ingin melihat kehidupan kera secara langsung dengan tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan. Tempat wisata yang menjadi salah satu terfavorit di Pulau Bali, Sangeh, berlokasi sekitar 20 km ke arah utara Kota Denpasar tepatnya di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Taman Wisata Sangeh memiliki hutan seluas kurang lebih enam hektar dengan pohon-pohon tinggi menjulang di tepi jalan raya. Pohon-pohon yang tumbuh di hutan ini bisa mencapai ketinggian 40 meter lebih dan telah berusia ratusan tahun yang sekaligus menjadi habitat alami bagi monyet dan kera di lokasi ini.

Kawasan hutan di lokasi obyek wisata Sangeh benar-benar dijaga kelestariannya oleh para penduduk setempat. Monyet dan kera bebas berkeliaran tanpa takut terganggu oleh aktivitas manusia disekitarnya. Suasana ini akan benar-benar memberikan pengalaman serasa berada di alam liar kepada para pengunjung tanpa menyadari kalau mereka tengah menyusuri suatu objek wisata. Hutan Sangeh juga memiliki daya tarik lainnya berupa keberadaan kompleks Pura kecil yang diselimuti lumut hijau, tersembunyi disela-sela pohon-pohon yang tumbuh tinggi menjulang yang disebut Pura Bukit Sari. Pura yang terletak tepat ditengah-tengah kawasan hutan Sangeh ini sangat dikeramatkan dan disakralkan oleh masyarakat Desa Adat Sangeh.

sangeh3

Bagi pengunjung yang pertama kali liburan ke Hutan Sangeh tentunya akan bertanya-tanya, mengapa hutan hanya tumbuh di obyek wisata ini dan daerah disekitarnya adalah areal persawahan dan perumahan penduduk. Menurut legenda masyarakat setempat ketika Hanoman (salah satu tokoh dalam kisah Ramayana) mengangkat gunung Mahameru, beberapa bagian gunung terjatuh dan sejak saat itu monyet-monyet juga berkuasa di tempat ini. Legenda lainnya adalah ketika Raja Mengwi memerintahkan secara rahasia membuat taman dengan tanaman pala yang secara khusus didatangkan dari Gunung Agung. Perintah rahasia untuk membuat taman tersebut akhirnya bocor dan ada yang melihatnya, sehingga raja memerintahkan untuk menghentikannya dan tanaman pala tersebut adalah pohon-pohon yang tumbuh sekarang di kawasan hutan wisata Sangeh.

liburan ke hutan sangeh 2

Kehidupan kera dan monyet di Hutan Sangeh ibarat memiliki suatu kerajaan. Mereka hidup berkelompok-kelompok dimana setiap kelompok masing-masing memiliki satu pemimpin dan dari kesemua kelompok mempunyai pimpinan tertinggi. Pemimpin tertinggi ini diam di tempat yang paling luas. Aturan di kerajaan ini seperti layaknya kerajaan sesungguhnya, sang pemimpin harus didahulukan, misalnya pembagian makanan dan lain sebagainya. Dahulu, monyet-monyet di Sangeh dikenal sangat liar dan jahil karena sering kali mengganggu para pengunjung dan mengambil barang-barang pengunjung. Namun sekarang monyet-monyet tersebut sudah lebih jinak, tidak lagi seliar dan sejahil dahulu, bahkan cenderung ramah dan bersahabat kepada para pengunjung. Jadi para pengunjung tidak perlu terlalu khawatir dengan kejahilan para monyet di Sangeh. Namun untuk berjaga-jaga tetap disarankan untuk tidak menggunakan perhiasan, kacamata, mengeluarkan ponsel dan memperlihatkan barang berharga lainnya saat menyusuri Hutan Sangeh.

Di sekitar objek wisata Sangeh ini juga terdapat kios-kios yang menjual berbagai macam cindera mata dan makanan. Selain itu para pengunjung juga memiliki pilihan tempat wisata lainnya di sekitar kawasan Sangeh seperti Tanah Wuk, Desa Wisata Petang serta Taman Ayun. Untuk rekreasi keluarga menyenangkan, jangan lupa liburan ke Hutan Sangeh saat berada di Bali.

Share this :

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Komentar

komentar