Mungkin sebagian besar orang yang berencana liburan ke Bali akan menghindari kunjungan saat Nyepi di Bali karena suasana Pulau Dewata yang berbeda dari biasanya. Dalam waktu 24 jam Bali akan menjadi sunyi dan gelap karena tidak ada aktivitas yang berlangsung. Begitulah Bali dengan tradisi uniknya yang mampu menghentikan rutinitas dan kesibukan warganya sehari-hari untuk selama satu hari saja melakukan Catur Brata Penyepian (empat pantangan) yang bertujuan memberikan kesempatan kepada alam untuk bebas bernafas tanpa ada polusi satu hari penuh di Hari Raya Nyepi atau dikenal dengan Tahun Baru Saka. Umat Hindu khususnya memaknai Nyepi ini supaya bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi setelah berhasil melewati Catur Brata Penyepian yang terdiri dari Empat pantangan yaitu Amati Geni atau tidak menyalakan api, Amati Karya atau tidak bekerja, Amati Lelungan atau tidak bepergian, serta Amati Lelanguan atau tidak bersenang-senang.

Hari Raya Nyepi tahun ini jatuh pada 28 Maret 2017 mulai pukul 6 pagi hingga 6 pagi berikutnya. Jadi tidak ada aktivitas apapun baik di dalam maupun di luar rumah yang dilakukan warga. Tidak hanya umat Hindu saja yang melaksanakan penyepian ini namun wisatawan yang tengah berlibur di Bali juga diminta untuk menghormati tradisi Nyepi dengan tidak membuat kebisingan yang dapat mengganggu keheningan warga yang tengah melakukan brata penyepian.

suasana nyepi di bali

Menikmati liburan ke Bali saat Nyepi sebenarnya suatu hal yang sangat menarik dilakukan asalkan wisatawan memahami hal-hal yang berhubungan dengan Nyepi untuk menghindari kebingungan atau rasa bosan yang melanda saat tidak bisa kemana-mana dan harus diam di dalam rumah, Hotel atau Vila tempat menginap. Silakan disimak tips Nyepi di Bali berikut ini sebagai pedoman.

Mohon Pahami Aturan Brata Penyepian
Saat Nyepi, umat Hindu di Bali akan menjalankan Catur Brata Penyepian yaitu Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian), Amati Geni (tidak menyalakan api) dan Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang). Jadi bagi Anda yang jadi wisatawan di Bali harus menghormati empat pantangan umat Hindu ini. Misalnya Amati Lelungan, Anda  juga tidak diperkenankan untuk berjalan-jalan keluar dari hotel atau penginapan saat Nyepi.

Nyepi Berlangsung 24 Jam
Nyepi berlangsung selama 24 jam sejak matahari terbit atau biasanya dimulai pada pukul 06.00 pagi. Tapa brata penyepian selesai pada pukul 06.00 pagi keesokan harinya. Setelah itu rutinitas warga kembali seperti sediakala dan Anda bisa melanjutkan kegiatan menikmati liburan saat Nyepi.

Kedatangan ke Bali maksimal H-1
Baik bandara maupun pelabuhan, apalagi terminal, semua libur. Tiket pesawat kedatangan dan keluar dari Bali pun tidak tersedia. Pihak Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Ngurah Rai akan menginformasikan ke maskapai dan biro perjalanan wisata jauh-jauh hari untuk disosialisasikan ke calon penumpang. Perlu diketahui sehari sebelum Nyepi paling lambat siang Anda sudah harus ada di Bali karena jika tiba sore kemungkinan Anda terkendala transportasi karena warga tengah mempersiapkan Pawai Ogoh-ogoh dan akan ada penutupan jalan.

Pawai Ogoh-ogoh Untuk Tontonan Warga & Wisatawan
Sehari sebelum suasana Nyepi di Bali akan digelar Pawai Ogoh-ogoh yang merupakan festival budaya paling dinanti oleh masyarakat Bali dan wisatawan lokal serta mancanegara. Pawai Ogoh-ogoh di Bali merupakan hasil karya seni berupa patung yang mewakili kepribadian Bhuta Kala atau simbol dari unsur negatif, sifat buruk dan kejahatan pada kehidupan manusia yang berwujud raksasa dengan wajah dan tubuh yang menyeramkan.. Pagelaran ini merupakan bagian dari Upacara Tawur Kesanga di mana bertujuan untuk mengusir roh jahat yang akan mengganggu manusia saat merayakan Nyepi. Pawai ogoh-ogoh ini akan berlangsung pada H-1 dan biasanya dimulai sore hingga malam hari. Ini juga alasan mengapa Anda sebaiknya tiba di Bali sebelum sore hari karena saat pawai ogoh-ogoh, banyak jalan yang ditutup dan Anda harus berjalan kaki menuju lokasi hotel atau tempat Anda menginap.

pawai ogoh-ogoh jelang perayaan nyepi

Dilarang Keluar Penginapan
Selama Nyepi, Anda tidak boleh keluar dari hotel tempat Anda menginap. Anda hanya diperkenankan untuk berjalan-jalan di lingkungan hotel. Jadi, bukan berarti Anda harus di kamar terus. Akan selalu ada pecalang (Polisi Adat) yang mengawasi untuk menjaga ketertiban di setiap lingkungan.

Tidak Boleh Ribut
Jaga ketenangan dan hindari keributan seperti menyetel musik keras-keras atau atau menonton film dengan suara yang menggelegar. Tidak ada salahnya Anda mencoba spa, sauna, yoga atau massage saat bosan berada di lingkungan hotel. Pilihan lainnya, Anda dapat melakukan aktivitas yang bisa dilakukan di dalam kamar, serta bebas dari peralatan elektronik. Misalnya membaca buku atau meditasi. Rehat sejenak dari aktivitas duniawi dan ikut melebur bersama keheningan suasana Nyepi. Kegiatan ini merupakan hal yang biasanya dilakukan wisatawan saat Nyepi di Bali.

Hindari Penerangan
Saat malam hari, Anda boleh saja menyalakan lampu kamar hotel yang Anda tempati. Namun, jika kamar hotel tersebut memiliki balkon mohon untuk tidak menyalakan lampu balkon tersebut. Anda diperkenankan untuk menyalakan lampu kamar dengan kondisi temaram atau tidak terlalu terang. Tirai kamar juga harus tertutup rapat sehingga tidak ada sinar lampu yang tampak dari luar.

Jika Sakit atau Darurat
Jika Anda merasa sakit dan perlu konsultasi dokter, segera laporkan ke petugas hotel untuk menelepon rumah sakit terdekat. Nantinya, ambulans rumah sakit yang akan menjemput Anda. Sebab, kendaraan yang diperbolehkan bepergian selama Nyepi hanya ambulans atau kendaraan tertentu untuk situasi darurat.

Sopan Saat Mengikuti Prosesi Upacara
Saat mengikuti berbagai prosesi upacara, berlakulah sopan. Misalnya, saat ada Upacara Melasti di pantai serangkaian Hari Raya Nyepi, jangan berjalan di depan rombongan umat. Ingatlah untuk jangan melangkahi sesajen yang baru saja dihaturkan. Ada baiknya juga mengenakan pakaian yang sopan.

upacara melasti serangkaian nyepi di bali

Siapkan Makanan & Minuman
Selama Nyepi semua toko dan warung tutup, jadi sebaiknya siapkan perbekalan Anda sehari sebelumnya. Persiapkanlah makanan dan minuman secukupnya dan tidak lupa juga membeli obat-obatan ringan untuk sakit kepala, maag, diare atau balsam. Ada baiknya Anda menginap di hotel yang telah menyediakan paket menginap sudah termasuk sarapan, makan siang dan makan malam. Dengan demikian Anda tidak repot memikirkan akan makan apa pada siang dan malam hari.

Demikian beberapa persiapan Nyepi di Bali untuk dijadikan pedoman. Setelah mengetahui gambaran suasana Nyepi di Bali tersebut apakah Anda masih tertarik liburan ke Bali saat Nyepi? Jangan ragu untuk berkunjung karena ini bisa menjadi suatu pengalaman Nyepi di Bali yang mengesankan serta memberikan kesempatan alam, tubuh dan pikiran Anda untuk beristirahat dalam keheningan.

Share this :

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Komentar

komentar