contoh tiket pesawat

Secara umum ada empat komponen penyusun harga tiket pesawat yang ketika dijumlahkan menjadi harga final tiket. Jadi kamu bisa mengetahui kenapa harga tiket pesawat itu ada yang mahal dan ada yang murah padahal dengan rute yang sama. Komponen apa sajakah itu? Yuk, disimak penjelasannya berikut ini.

Yang pertama yaitu basic fare atau istilahnya harga dasar dari tiket pesawat yang nilainya ditentukan oleh masing-masing maskapai atau airline. Baik itu harga dasar per kelas, harga dasar per rute, jadwal keberangkatan atau ketersediaan seat (kursi di pesawat) semuanya ditentukan sesuai kebijakan airline dan nominalnya selalu berubah-ubah, sehingga ada tiket pesawat murah dan mahal.

Yang kedua yaitu biaya asuransi yang pada tiket pesawat disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja). Besar premi asuransi ini adalah Rp5000 sehingga pemegang tiket akan mendapat santunan hingga Rp.50.000.000 jika pesawat mengalami kecelakaan yang menyebabkan pemegang tiket meninggal.

Yang ketiga adalah Pajak Pemerintah (Government Tax) dengan kisaran 10% dari harga dasar (basic fare) tiket pesawat.

Yang keempat yaitu Airport Tax (Pajak Bandara). Sebelumnya memang airport tax dibayar terpisah dan tidak tercantum dalam harga tiket pesawat namun sejak Maret 2015 pemerintah mewajibkan airport tax dimasukkan langsung dalam biaya tiket pesawat. Besarnya airport tax berbeda-beda sesuai dengan bandara di masing-masing kota. Berikut ini besaran tarif airport tax atau Passenger Service Charge (PSC) di beberapa kota di Indonesia.

  1. Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Domestik Rp. 40.000 dan Internasional Rp. 150.000.
  2. Bandara Minangkabau, Padang. Domestik Rp. 35.000 dan Internasional Rp. 100.000.
  3. Bandara Ngurah Rai, Bali. Domestik Rp. 75.000 dan Internasional Rp. 200.000.
  4. Bandara Juanda, Surabaya. Domestik Rp. 75.000 dan Internasional Rp. 200.000.
  5. Bandara Sepinggan, Balikpapan. Domestik Rp. 75.000 dan Internasional Rp. 200.000.
  6. Bandara Sultan Hasanudin, Makassar. Domestik Rp. 50.000 dan Internasional Rp. 150.000.
  7. Bandara Lombok Praya, Lombok. Domestik 45.000 dan Internasional Rp. 150.000.
  8. Bandara Kualanamu, Medan. Domestik Rp. 75.000 dan Internasional Rp. 200.000.
  9. Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Domestik Rp. 45.000 dan Internasional Rp. 150.000.
  10. Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang. Domestik Rp. 40.000 dan Internasional Rp. 100.000.
  11. Bandara Hang Nadim, Batam. Domestik Rp. 35.000.
  12. Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta. Domestik Rp. 35.000.
  13. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Domestik Rp. 40.000.
  14. Bandara Achmad Yani, Semarang. Domestik Rp. 30.000.
  15. Bandara Adi Sumarmo, Solo. Domestik Rp. 30.000.
  16. Bandara Husein Sastranegara, Bandung Rp. 30.000.
  17. Bandara Juwata, Tarakan. Domestik Rp. 10 – 25 Ribu.
  18. Bandara Kalimarau, Berau. Domestik Rp. 10 – 25 Ribu.
  19. Bandara Sam Ratulangi, Manado. Domestik Rp. 40.000.
  20. Bandara El Tari, Kupang. Domestik Rp. 20.000.
  21. Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang. Domestik Rp. 30.000.
  22. Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Domestik Rp. 40.000.
  23. Bandara Hasan Aroeboesman, Ende. Domestik Rp. 10.000.
  24. Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang. Domestik Rp. 25.000.
  25. Bandara Mahmud Badaruddin II, Palembang. Domestik Rp. 35.000.

Share this :

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Komentar

komentar