Kebaya merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia. Jenis kebaya Indonesia secara umum ada lima yang bisa dimodifikasi menjadi bermacam-macam model sesuai dengan kebutuhan. Karena keberadaannya yang sudah ada sejak masa lalu sebagai baju tradisonal, kebaya sering kali diidentikkan dengan sesuatu yang kuno dan ketinggalan zaman sehingga para desainer fashion lokal kebaya membuat berbagai inovasi mengenai kebaya sehingga kebaya saat ini menjadi bagian dari fashion modern di Indonesia.

Sejarah Kebaya

Kebaya adalah lambang identitas dari bangsa Indonesia yang secara turun temurun digunakan sejak zaman kerajaan di Indonesia. Kebaya yang pada awalnya hanya bisa dan boleh digunakan oleh kaum wanita yang memiliki darah biru, namun pada saat ini seiring dengan perkembangan zaman sudah bisa digunakan oleh semua orang di tiap lapisan masyarakat. Meskipun pakaian Kebaya ini mengalami perubahan bahan dan model namun bentuk yang dihasilkan masih sangat kental dengan ciri klasik kebaya Indonesia. Kebaya terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni dan bentuk beragam. Biasanya disertai kemben dan kain tapih pinjung dengan stagen. Baju kebaya dikenakan oleh kalangan wanita bangsawan maupun kalangan rakyat biasa baik sebagai busana sehari-hari maupun pakaian upacara adat atau keagamaan.

        Menurut sejarah, kata kebaya berasal dari bahasa Arab “abaya” yang berarti pakaian. Dipercaya kebaya berasal dari Tiongkok ratusan tahun yang lalu, lalu menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Setelah proses akulturasi yang berlangsung ratusan tahun, pakaian tersebut akhirnya diterima secara budaya dan norma setempat. Namun pada zaman dahulu Kebaya lebih identik dipakai oleh wanita-wanita Jawa. Model dan jenis kebaya nya pun berbeda di setiap daerah yang tersebar diseluruh wilayah Jawa. Jawa Tengah memiliki model kebaya tersendiri, kebaya yang biasa dipakai wanita jawa tengah biasanya model kebaya Solo/ Surakarta. Solo merupakan daerah yang dikenal sebagai wilayah keraton dan kerajaan yang masih kental dengan adat dan nuansa kerajaan. Kebaya khas jawa tengah pada umumnya adalah kebaya yang terbuat dari kain beludru hitam, brokat atau nilon.

Bagi seorang wanita Jawa, kebaya bukan hanya sebagai sebatas pakaian. Lebih dari itu kebaya juga menyimpan sebuah filosofi tersendiri. Sebuah filosofi yang mengandung nilai-nilai kehidupan. Keberadaan kebaya di Indonesia bukan hanya sekedar pakaian. Kebaya memiliki makna dan fungsi lebih dari itu. Bentuknya yang sederhana bisa dikatakan sebagai wujud kesederhaan dari masyarakat Indonesia. Nilai filosofi dari kebaya adalah kepatuhan, kehalusan serta perilaku wanita yang lemah lembut. Kebaya selalu identik dipasangkan dengan jarik atau kain yang membebat tubuh. Kain yang membebat tubuh tersebut secara langsung akan membuat siapapun wanita yang mengenakannya kesulitan untuk bergerak dengan cepat. Itulah sebabnya mengapa wanita Jawa selalu identik dengan pribadi yang lemah gemulai. Dalam Acara pernikahan, pertemuan formal kenegaraan hingga acara-acara eksklusif yang mengusung citra Indonesia dari yang formal maupun nonformal banyak yang mewajibkan kebaya sebagai kode busananya.

Perubahan besar dalam pemakaiaan kebaya juga diikuti dengan pemanfaatan bahan bakunya. Sehingga perkembangannya kini, model kebaya asli atau kebaya tradisional telah banyak bermetafora dan menyesuaikan dengan perkembangan mode terkini. Tentunya  dengan tidak meninggalkan ciri khas kebaya itu sendiri. Kini, kebaya-kebaya adaptasi (kebaya modern) banyak diciptakan oleh perancang-perancang busana terkenal tanah air yang kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Kebaya Indonesia muncul lewat siluet feminim yang mampu membalut tubuh wanita dengan sempurna. Tampilan yang anggun dan indah dipandang. Kebaya-kebaya warisan nenek moyang kita kini telah mendunia. Kualitas dan keindahannya telah menjadi trademark tersendiri yang menjadikannya selalu dinanti-nantikan penggemar setianya. Kebaya mengandung arti filosofis tersendiri. Kebaya mampu menampilkan pancaran pesona inner beauty dan keanggunan seorang wanita, yang mampu menjadikan magnet / daya tarik tersendiri. Kebaya pun tidak kalah modis dan mewahnya dengan gaun-gaun malam rancangan desainer ternama luar negeri.

Jenis Kebaya Indonesia

Indonesia memiliki banyak jenis kebaya dari masing-masing daerah, yaitu seperti yang ada di bawah ini :

  1. Kebaya Jawa

Jenis kebaya yang ada di Indonesia yang pertama adalah Kebaya Jawa. Kebaya Jawa memiliki ciri khas dengan kerah yang berbentuk V. Dengan motif yang sederhana, dengan kain yang tipis serta transparan bermotif dengan dalaman yang di dipadupadankan dengan kain bagian luar. Pastinya jenis kebaya jawa ini sudah familiar di mata orang Indonesia.
jenis kebaya jawa indonesia

  1. Kebaya Kartini

Model kebaya ini dulunya dipakai oleh perempuan ningrat saat era R.A Kartini yang mana Kebaya Kartini ini juga lebih dikenal dengan Kebaya Jawa yang memiliki lipatan di bagian dada. Ciri lain dari Kebaya Jawa adalah panjang kebaya yang menutup panggul dan lipatan kerah dengan bentuk garis vertical sehingga membuat kesan pemakainya tinggi dan ramping.
jenis kebaya kartini indonesia

  1. Kebaya Encim

Kebaya Encim merupakan perpaduan antara baju Shanghai khas China dan Kebaya khas Melayu. Kebaya Encim ini memiliki model dengan kerah V berhiaskan bordiran hingga sampai bawah. Untuk Kebaya Encim biasanya selalu menggunakan bahan kain katun atau juga bahan organdi. Kebaya jenis ini lebih sering digunakan pada acara Wisuda kelulusan.
jenis kebaya encim indonesia

  1. Kebaya Bali

Kebaya Bali dengan gaya yang tradisional telah banyak didesain menjadi lebih modern. Busana Kebaya Bali ini dapat diubah-ubah menjadi lebih banyak model kebaya. Namun yang membedakan kebaya ini dari yang lainnya yaitu Kebaya Bali ini memiliki ciri khas dengan adanya tambahan Obi atau selendang yang melilit di bagian pinggang yang terkadang selendang tersebut juga disemati Bross besar. Bahan yang sering digunakan oleh Kebaya Bali ini ini adalah bahan brokat dan juga bahan katun.
jenis kebaya bali indonesia

  1. Kebaya Kutu Baru

Jenis kebaya yang ada di Indonesia yang terakhir adalah Kebaya Kutu Baru. Pada dasarnya jenis Kebaya Kutu Baru ini sama dengan kebaya-kebaya lainnya, tapi yang membedakan yaitu kebaya jenis ini memiliki tambahan kain di bagian tengah yang menghubungkan sisi kiri dan sisi kanan pada bagian dada dan perut sehingga membuat terlihat sangat tradisional.
jenis kebaya kutu baru indonesia

Share this :

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Komentar

komentar