aturan ibu hamil naik pesawat terbang vokamo

Setiap maskapai penerbangan memiliki aturan ibu hamil naik pesawat terbang yang berbeda-beda untuk memastikan keselamatan penerbangan para penumpang. Pihak maskapai penerbangan akan mengijinkan ibu hamil untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat asalkan memenuhi syarat dan ketentuan. Usia kandungan yang aman bepergian naik pesawat adalah pada saat usia kehamilan antara 4 sampai dengan 6 bulan. Ini dengan perkiraan jika seorang ibu memiliki kandungan lemah maka usia kehamilan di bawah 4 bulan terhitung berbahaya karena resiko keguguran cukup besar sementara pada usia kehamilan 7 bulan ke atas dikhawatirkan si ibu bisa melahirkan di dalam pesawat. Biasanya saat melakukan check in maka pihak maskapai penerbangan akan meminta surat keterangan dari dokter untuk memastikan calon penumpang yang hamil masih bisa terbang sesuai kondisi kandungan. Surat dari dokter tersebut wajib menyertakan data usia kehamilan, perkiraan waktu kelahiran dan kesehatan kandungan serta si ibu. Berikut ini beberapa aturan ibu hamil naik pesawat terbang oleh beberapa maskapai di Indonesia.

Garuda Indonesia
Usia kehamilan sampai 32 minggu diterima pihak Garuda dengan syarat harus mengisi formulir informasi medis penumpang. Jika kehamilan disertai keluhan maka izin medis harus mendapat approval dari staf dokter Garuda Indonesia atau dokter yang ditunjuk pihak Garuda setidaknya 7 hari sebelum dimulai perjalanan.

Citilink
Dari Citilink Ibu hamil diijinkan untuk terbang asalkan usia kehamilan antara 28 – 34 minggu dengan surat keterangan medis resmi dari pihak dokter tentang keadaan kandungan si ibu.

Sriwijaya Air
Penumpang dengan usia kehamilan maksimal 32 minggu diijinkan terbang setelah mengisi formulir medis dan menyerahkan surat keterangan kondisi kandungan dari dokter.

Lion Air
Semua ibu hamil wajib menandatangani pernyataan bebas tanggung jawab dari pihak Lion Air jika terjadi sesuatu yang membahayakan kandungan dan jika usia kandungan lebih dari 28 minggu harus menyerahkan surat dokter tentang kesehatan kandungan.

Air Asia
Untuk wanita hamil wajib menyerahkan surat keterangan dari dokter tentang kondisi kehamilan pada saat check in dengan aturan untuk kehamilan hingga 27 minggu maka penumpang harus menandatangani surat pernyataan bahwa Air Asia terlepas dari tanggung jawab jika sesuatu terjadi dengan kehamilan sang ibu.

Pada umumnya surat keterangan medis dari dokter diterbitkan setidaknya 30 hari (paling lama) sebelum tanggal melakukan perjalanan, namun masing-masing maskapai memiliki kebijakan tersendiri untuk menerima atau tidak surat keterangan medis yang diserahkan calon penumpang wanita yang sedang mengandung.

Share this :

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Komentar

komentar