Traveling merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhan yang diakibatkan oleh rutinitas yang monoton. Namun tidak semua orang bisa dengan mudah memutuskan traveling atau liburan sebagai sarana untuk penyegaran. Merencanakan traveling juga ternyata menyita waktu dan pikiran karena harus survey tempat, aktivitas yang akan dilakukan serta penyesuaian dengan budget yang dimiliki. Belum lagi ada sebagian orang yang memiliki phobia atau ketakutan terhadap suatu hal yang berhubungan dengan traveling. Nah, untuk kali ini akan dibahas seperti apa phobia atau ketakutan tersebut. Berikut ini 9 jenis phobia yang bikin orang susah liburan.

Aerophobia, ketakutan akan berada di tempat tinggi atau takut terbang. Ketika seseorang akan melakukan perjalanan ke suatu tempat menggunakan pesawat terbang dan ada rasa cemas yang berlebihan maka bisa dipastikan orang tersebut menderita Aerophobia. Mengatasi fobia jenis ini penderita bisa menjalani pengobatan terapi dan meditasi.

Thalassophobia, takut dengan laut. Hampir semua orang suka melihat lautan yang biru dari kejauhan atau sekedar jalan-jalan di sekitar pantai. Nah, jika seseorang malas atau enggan diajak liburan ke pantai salah satu kemungkinannya yaitu menderita Thalassophobia. Tidak hanya itu ketika harus naik kapal laut menyeberangi lautan atau berada di dalam pesawat yang melewati samudra timbul kecemasan berlebihan bisa juga merupakan ciri seseorang menderita Thalassophobia.

Mysophobia, takut akan kuman yang bisa menempel di mana saja. Jenis fobia ini cukup merepotkan diri sendiri karena ketika harus melakukan aktivitas di dalam dan luar ruangan akan muncul ketakutan berlebihan akan adanya kuman yang bisa mencelakai tubuh seperti kuman di toilet, gagang pintu, bantal, kasur, piring, gelas atau benda-benda yang lain. Jika harus traveling maka penderita fobia ini harus membawa cairan atau obat antiseptic yang banyak untuk memberi rasa aman pada diri sendiri.

Enochlophobia, takut akan kerumunan atau tempat yang ramai. Biasanya tempat-tempat wisata pastinya ramai dunk dipenuhi masyarakat yang tengah berlibur. Nah, untuk penderita Enochlophobia sudah pasti akan susah buat menikmati liburan karena harus berada diantara kerumunan atau keramaian untuk bisa menikmati keindahan objek wisata.

Nomophobia, ketakutan tidak bisa mengakses ponsel dan internet. Sepertinya penderita Nomophobia akan terus bertambah ke depannya karena hampir bisa dipastikan setiap orang di dunia ini semakin tidak bisa lepas dari gadget masing-masing. Nah, untuk mereka yang Nomophobia ini maka untuk traveling ke daerah terpencil akan sangat sulit mewujudkannya karena terbatasnya akses komunikasi terutama internet akan membuat penderita tidak nyaman.

Jenis Phobia yang Bikin Orang Susah Liburan

Zoophobia, takut terhadap binatang. Penderita zoophobia memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap binatang bahkan yang tidak berbahaya sekalipun. Penyebabnya bisa karena informasi yang salah tentang hewan atau akibat pengalaman traumatik yang dialami selama masih kanak-kanak. Orang yang menderita fobia ini pastinya tidak akan mau wisata ke kebun binatang dan sebisa mungkin menghindari tempat yang ada hewannya.

Hodophobia, ketakutan akan melakukan perjalanan. Mereka yang mengidap hodophobia akan merasa takut dengan perjalanan jauh dan lama. Jadi misalnya si penderita ingin melakukan perjalanan wisata antar propinsi atau kota maka dia akan memilih menggunakan pesawat terbang dibandingkan transportasi darat atau laut yang membutuhkan waktu cukup lama untuk sampai ke tempat tujuan.

Limnophobia, takut terhadap isi danau, rawa dan kolam. Jadi penderita Limnophobia memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap apa yang ada di bawah permukaan danau, rawa dan kolam. Wisata menikmati pemandangan indah sebuah danau pastinya tidak akan dilakukan penderita fobia ini.

Cryophobia, takut akan suhu dingin yang ekstrim. Penderita fobia ini tidak akan sanggup untuk berwisata ke daerah yang dingin dan bersalju karena akan menyebabkan kecemasan yang luar biasa. Negara dengan iklim tropis merupakan tempat terbaik untuk penderita cryophobia menghabiskan liburan.

Share this :

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Komentar

komentar